Senin, 08 Oktober 2018

Bryan Artawijaya Susilo Pengusaha Sukses Presdir PT Global Mas Indojaya


Bryan Artawijaya Susilo atau dikenal dengan Bryan Susilo dibesarkan di Applecross, ibukota negara bagian Australia Barat. Dilahirkan untuk orang tua imigran, ia sukses pada usia yang sangat muda, mengasosiasikan kehausan dan keingintahuan tentang semua hal di sekitarnya, biasanya membenamkan diri untuk membaca, ensiklopedi, dan pengetahuan di waktu luangnya. Itu tidak sampai usia sebelas tahun yang Bryan ambil untuk bisnisdengan pendekatan yang berat dan kuat. Memiliki ayah (Bambang Susilo) yang juga seorang pengusaha, dia akan dikondisikan dengan Quote berikutnya “Anda adalah bagian dari perancang kehidupan Anda sendiritidak peduli itu Anda ingin bergaya, menghasilkan cetak biru untuk itu, dan menciptakannya terjadi” .
Sekarang ini Bryan menjalankan bisnis menyediakan solusi perputaran uang cepat bagi penjual properti . Bryan Susilo dianugerahi sertifikat tiga tahunan pada tahun 2014 sebagai agen real estat sejati di negara bagian Australia Barat, dan telah memiliki asosiasi sebelumnya dengan Asosiasi Keuangan penjual.
Setelah menyadari hasratnya terhadap properti dan pemasaran pada usia yang sangat dini dan telah memutuskan untuk terjun jauh ke dalam bisnis properti, Bryan menyalurkan waktu dan tenaganya dalam memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk hal yang sama. Dia kagum karena telah melihat sebelum kekayaan dalam jumlah besar yang dapat diciptakan oleh properti / bisnis real estat untuk seseorang dan dia kemudian memutuskan untuk mencapai hal yang sama untuk dirinya sendiri.
Setelah memasuki bisnis ini pada usia dini, Bryan Artawijaya Susilo pada usia 15 tahun menemukan dirinya dikelilingi oleh sejumlah pengusaha sukses, yang memberinya bantuan dengan pengetahuan dan pengalaman khusus untuk strategi bisnis dan pendanaan. Pengetahuan ini membawanya jauh ke depan dan bahkan pada usia 16 tahun, ia bernegosiasi untuk properti pertamanya tanpa uang atau pekerjaan dan tidak memiliki pengalaman sebelumnya di bidang properti. Bryan Susilo tidak berhenti di sini dan pada usia 18 tahun, dibantu oleh saudara perempuannya, mengumpulkan lebih dari 10 properti melalui wilayah metropolitan di Perth. Selain itu, padaUsia 20 tahun ia membuat keputusan mudah untuk mengejar perusahaan-perusahaan bernilai tambah di Properti dan pasar keuangan penuh waktu.

Saat Ini Bryan Susilo menjabat sebagai Direktur Utama PT Global Mas Indojaya yang merupakan Perusahan Properti yang sediakan stok listing rumah untuk dijual langsung dengan komisi tertinggi!, beralamat kantor di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno no.8, Unit 2A (PT Anugrah Kasih Bumi Indah), Manyar Sabrangan, Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60114, Indonesia. Proyek terbarunya adalah ABAYA REGENCY yang berlokasi di jl. Manganty Wonokoyo dan Mahkota Amira Jl. Jawar Surabaya.

Rabu, 03 Oktober 2018

PT Anugerah Kasih Bumi Indah (AKBI) Laporkan eks Customer penyebar Isu Negatif

Direktur Utama PT Anugerah Kasih Bumi Indah (AKBI) Bryan Susilo menyampaikan, pihaknya telah melaporkan beberapa orang yang diduga oknum penyebar isu negatif dan oknum eks customer yang membuat berita fitnah, karena telah merugikan dan mencemarkan nama baik perusahaannya.

Bryan mengungkapkan, pada Januari 2018 seseorang yang diduga oknum penyebar isu negatif berinisial AA yang mengaku pimpinan redaksi di salah satu media di wilayah Jawa Timur mendatangi kantor PT AKBI dan yang bersangkutan mengatasnamakan konsumen berinisial AI untuk meminta agar uang yang sudah disetor oleh konsumen Perumahan Mahkota Amira tersebut dikembalikan.

"Dari catatan perusahaan, konsumen tersebut sudah wanprestasi perjanjian pesan rumah dengan PT kami. Kemudian oknum penyebar isu negatif tersebut mengkoordinasikan dan memengaruhi beberapa konsumen untuk memasukkan laporan ke polisi. Setelah itu, ada juga publikasi di media online yang mengkaitkan masalah penipuan dengan PT kami. Efek dari artikel tersebut tentu saja merusak nama baik dan merugikan perusahaan kami," kata Bryan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/9/2018).

Karena merasa dirugikan dan nama baik perusahaannya juga tercemar, terakhir AI, HP, dan AA dilaporkan oleh PT AKBI ke pihak kepolisian.

Sementara itu, Komisaris PT AKBI Bambang Susilo mengatakan, bahwa langkah ini merupakan langkah terakhir setelah orang-orang yang diduga oknum tersebut terus menyebarkan berita yang tidak benar dan berpotensi merusak reputasi perusahaan.

Langkah ini merupakan langkah terakhir setelah beberapa orang yang diduga oknum tersebut masih menyebarkan berita yang tidak benar dan berpotensi merusak reputasi perusahaan.

"Sebetulnya, kami tidak ingin masalah tersebut jadi urusan besar. Kami juga tidak pernah ada niat untuk menipu siapapun. Tapi, jika ada yang publikasikan materi yang tidak benar, maka kami pasti hadapi sampai masalah tersebut selesai, sesuai peraturan hukum yang berlaku. Sampai sekarang pun kami memberikan full komitmen terhadap proyek kami, juga terhadap konsumen kami," kata Bambang.